Gema takbir menggema dari segala penjuru
Mengguncang ego hati nurani
Bersujud menyebut asma Allah
Mencari hakekat kurban
Tuk mencapai ma’rifah keimanan
Selamat Idul Adha.
Filed under: Bahasa Cinta, Puisi, Uncategorized | 1 Comment »
Gema takbir menggema dari segala penjuru
Mengguncang ego hati nurani
Bersujud menyebut asma Allah
Mencari hakekat kurban
Tuk mencapai ma’rifah keimanan
Selamat Idul Adha.
Filed under: Bahasa Cinta, Puisi, Uncategorized | 1 Comment »
KRITIK TERHADAP PAHAM PLURALISME AGAMA
Oleh: Havis A
Fenomena pikiran yang menganggap semua agama itu sama akhir-akhir ini semakin marak, hal ini tidak terlepas dari kuatnya arus “hegemoni” globalisasi dan westernisasi yang di dalamnya mengusung tiga paket isu penting yaitu sekularisme, liberalisme dan pluralisme itu sendiri. Tapi sekarang pluralisme menjelma menjadi sebuah paham dan gerakan “baru” yang tentu sangat mengejutkan bagi umat Islam, karena bagaimana pun pluralisme adalah sebuah paham baru bagi umat Islam dan motif dari kemunculannya perlu dipertanyakan. Read more »
Filed under: Artikel | Leave a Comment »
RELASI ANTARA HUKUM, KEKUASAAN DAN DEMOKRASI
Oleh: Havis Aravik
Hukum, kekuasaan dan demokrasi merupakan sesuatu yang saling berkaitan dalam negara yang menganut sistem demokrasi. Hukum dipergunakan untuk melegitimasi kekuasaan, agar kekuasaan tersebut bisa diakui, sebaliknya hukum dipergunakan untuk mengontrol kekuasaan agar tidak bertentangan dengan demokrasi. Penguasa tidak bisa mempergunakan kekuasaannya dengan semena-mena tanpa dasar hukum atau atas nama demokrasi. Demokrasi yang pernah berlaku di Indonesia adalah demokrasi Pancasila yang secara subtansi sangat berbeda dengan demokrasi Barat.Indonesia adalah negara hukum. Term itu kemudian banyak dikaitkan dengan konsep the rule of law. Walaupun sebenarnya masih perlu diperdebatkan dan dikritisi, sebab di negara Barat sendiri konsep tersebut mulai banyak menuai kritik, karena banyak ketimpangan-ketimpangan di dalamnya.
Kata Kunci; Hukum, Kekuasaan, Demokrasi, Pancasila, the rule of law.
Pengantar
Ada kaitan erat antara hukum dan kekuasaan. Hukum dan kekuasan ibarat dua sisi sekeping uang logam, di mana ada hukum, di situ ada kekuasaan. Demikian juga dengan demokrasi. Demokrasi merupakan elemen penting yang menjadi cita-cita setiap negara yang mengatasnamakan negara hukum. Read more »
Filed under: Artikel | Leave a Comment »
HUKUM ISLAM DALAM PERSPEKTIF SEJARAH
(Studi Kritis Pemikiran Josep Schacht)
Havis Aravik
Pendahuluan
Memahami sejarah keagamaan dan sejarah perkembangan pemikiran keagamaan tertentu dalam suatu masyarakat merupakan landasan utama bagi kajian kegamaan dewasa ini. Karena suatu agama, tidak lepas dari perkembangan dan proses sejarah yang melingkupinya begitu juga Islam. Atas dasar itulah, ilmu sejarah sangat penting untuk dipahami sebagai pengalaman keagamaan masyarakat tertentu dengan berbagai praktek dan kepercayaan yanga ada. Melalui pendekatan sejarah tersebut seseorang diajak menukik dari alam idealis ke alam yang bersifat empiris realitis dan mendunia. Dari keadaan ini seseorang akan melihat adanya kesenjangan atau keselarasan antara yang terdapat dalam alam idealis dengan yang ada di alam empiris histories. Read more »
Filed under: Artikel | Leave a Comment »
Adil
Itulah empat huruf sederhana yang muda dibaca, ditulis, dan diingat, namun sangat sulit untuk dilaksanakan.
Itulah empat huruf yang sering diimpikan rakyat, banyak dijanjikan pejabat, tapi tak pernah jadi kenyataan.
Adil – sebuah kata yang sering diklaim oleh banyak tokoh telah dijalankan – namun kenyataannya bohong belaka. Ada yang berani memiliki empat istri, karena mereka menyangka sudah berbuat adil pada semua. Apakah mungkin seorang pria bisa punya gairah yang sama terhadap istri tua yang peot dan istri muda yang ranum? Read more »
Filed under: Corat-coret | Leave a Comment »
Apa itu ulang tahun? Seberapa besar manfaat dapat kita petik dari ritual tahunan tersebut dan paradigma berfikir apa yang dibangun oleh setiap orang setiap bertemu kata ulang tahun. Menurut Aris Wahyudi Bagi Sikaya, ultah harus selalu dirayakan, karena inilah saat yang tepat untuk unjuk kekuasaan, ketenaran, kesombongan, kemunafikan, keborjuisan, kekapitalisan, maka tidak jarang diterbitkan buku outobiografi untuk pamerkan untaian kesuksesan di masa lalu. Kedepan mereka bertanya apalagi yang akan kubeli, kurebut, kukuasai, kutelanjangi?. Read more »
Filed under: Memory | Leave a Comment »
Alkisah, seorang sufi memanggil-manggil Tuhannya di tengah malam tatkala hujan deras bagai tertumpah dari langit. “Tuhan, Tuhan. Kau lihat betapa kutuk membunuh kami? Api yang membakar dan kawah yang bergolak. Bukankah tiap kali kami menyebut nama-Mu dan bersimpuh di hadapan-Mu? Kenapa maut memburu kami, padahal hanya Engkau yang bersemayam di hati dan ridho-Mu yang kami cari dan kami harap setiap hari?” Read more »
Filed under: Corat-coret | Leave a Comment »
Sahabat engkau perlu tahu dan wajib paham bahwa sejak orde baru, tanah Indonesia telah dipecah-pecah dalam satuan kontrak ekonomi – politik berwajah kapitalistik. Minyak Aceh dan Kabupaten Blora untuk Exxon Mobile, Hutan Papua untuk para Jenderal,. Engkau jangan tanya mengapa illegal logging sulit dibrantas. Surabaya untuk Soemporna, Buyat Minahasa dan Sumbawa untuk Newtont International, Bukit-bukit emas di Timika untuk Freepot, Kabupaten di Seluruh Sulawesi Selatan untuk Monsanto, Papua Barat untuk British Petroleum, Provinsi Kaltim untuk PT. Pupuk Kaltim Prima Coal, Palembang Untuk PT. Pusri, Kabupaten Sidoarjo Untuk PT. Lapindo Brantas, Kabupaten Kudus untuk Djarum Kudus, Kediri untuk Gudang Garam, Banten untuk PT Krakatau Steel, Malang untuk PT. Bentoel, Bali dan Lombok untuk Bangsa Australia, Bahkan desa kecilku juga sudah dikapling dan dikontrak untuk BRK (Bumi Rambang Kramat Jaya). Tragis….
Sahabat mari kita pasang iklan besar agar semua orang tahu bahwa Jambi untuk produksi Karet, Sawit dan Hutan sangat potensial dan siap untuk di Kapling. Riau dan Batam untuk Eksploitasi minyak dan penyelundupan Narkoba.
Sahabat apa yang kau pikirkan setelah melihat semua itu. Aku hanya bisa berkata; Ini adalah bukti konkret kebobrokan moral bangsa kita yang telah tega menjual setiap jengkal bumi Indonesia.
Berapa lagi darah harus kita keluarkan untuk bangsa Ini.
Berapa lagi keringat harus kita peras untuk bangsa Ini.
Berapa lagi air mata harus tumpah untuk ibu pertiwi
Mari teriakkan perang
Karena rakyat bersatu tak bisa dikalahkan.
Sang saka berkibarlah
Jangan lusuh
Filed under: Corat-coret | Leave a Comment »
Jika ditelaah lebih mendalam, setidaknya terdapat tiga faktor yang menyebabkan gagalnya kepemimpinan di Indonesia. Pertama, person (individu) yang memegang kendali kepemimpinan. Sangat mungkin, krisis negara ini karena dipimpin oleh individu yang tidak qualified untuk memenuhi kriteria sebagai seorang pemimpin. Diantaranya adalah sosok otoriter, anti kritik, hipokrit, arogan, tamak, tidak amanah, lemah (bersedia dikooptasi oleh negara asing), dan kurang peka terhadap kondisi rakyat yang dipimpinnya. Read more »
Filed under: Iseng | Leave a Comment »
I. PENDAHULUAN
Kepentingan publik merupakan persoalan mendasar yang harus diperhatikan dalam menggali hukum Islam. Sebab tujuan pokok sang pembuat hukum (syar’i) tidaklah dimaksudkan kecuali untuk mewujudkan kemaslahatan untuk orang banyak, yaitu mendatangkan keuntungan bagi manusia dan menolak mudharat, atau menghilangkan keberatan.
Untuk tujuan di atas, para ahli ushul sendiri telah memperkenalkan beberapa metode istinbat hukum setelah al-Qur’an dan al-Sunnah sebagai sumber rujukan. Metode ini memberikan porsi akal secara lebih longgar. Metode-metode seperti istihsan, maslahat al-mursalah, qiyas, dan sad al-dzara’i, atau metode lainnya sudah cukup populer di kalangan ushuluyin yang semuanya dibangun atas pertimbangan maslahat. Read more »
Filed under: Artikel | Leave a Comment »