Konsep Pemerintahan dalam Islam

Diskursus mengenai pemerintahan dalam konsepsi Islam nampaknya terus menjadi topik yang menarik untuk dibicarakan. Para ilmuwan dalam beberapa dekade terakhir sering mendiskusikannya. Bermacam pendapat pun bermunculan ada yang berkeyakinan bahwa Islam sebagai agama telah memberikan ajaran yang lengkap mengenai persoalan kehidupan dan dalam hal ini termasuk juga sistem pemerintahan. Namun demikian, ada juga yang berpendapat sebaliknya. Islam memang memberikan berbagai petunjuk untuk para pemeluknya tapi tidak semua diberikan secara rinci. Sistem pemerintahan termasuk hal yang tidak dijelaskan secara rinci.
Terlepas dari perdebatan di atas kenyataannya umat Islam selalu membutuhkan sebuah sistem pemerintahan yang Islami. Karena bagaimanapun, untuk mengamankan suatu kebijakan dibutuhkan suatu kekuatan (intitusi politik). Realitas sejarah menunjukkan bahwa negara itu dibutuhkan untuk mengembangkan dakwah. Nabi Muhammad Saw sendiri, ketika di Makkah tidak bisa berbuat banyak di bidang politik, karena kekuatan politik didominasi oleh kaum aristokrat Quraisy yang memusuhi nabi. Baru setelah hijrah ke Madinah dan mempunyai koalisi serta mendapat dukungan politik dari komunitasnya, dalam waktu yang singkat saja berhasil merubah tananan masyarakat Madinah yang musyrik menjadi tatanan masyarakat yang Islami. Kehidupan Nabi dan komunitasnya pada periode Madinah terutama dengan piagam madinah inilah yang dijadikan argumen dan Klaim pembenaran tentang konsep pemerintahan oleh beberapa pemikir Islam, karena pada saat itu telah terbentuk sebuah negara (pemerintahan), yang meliputi wilayah, masyarakat (rakyat), dan penguasa .
Namun permasalahannya, nabi tidak meninggalkan suatu pesan atau petunjuk apapun tentang bagaimana konsep pemerintahan itu, misalnya bagaimana bentuk negaranya, sistem pemerintahannya, bagaimana sistem pengangkatan kepala negara, siapa yang berhak menetapkan undang-undang. Berangkat dari ketidakjelasan tersebut sehingga muncul statemen dari berbagai golongan yang mengklaim bahwa konsep pemerintahan yang paling layak dalam Islam adalah Khalifah menurut orang-orang Sunni, Imamah menurut Syi’ah, dan Pemberontak/pembebasan/revolusi menurut Khawarij. Kemudian dari ketidakjelasan itu pula maka tampil sejumlah ilmuwan muslim untuk merumuskan konsep-konsep dasar mengenai pemerintahan Islam. Ada Ibnu Taymiyah, Ibnu Qayim Al-Jauziyah, Rifa’at Tahtawi, Jamaluddin Al-Afghani, Muhammad Abduh, Al-Mawardi,  Jamaluddin Afghani, tentang Pan-Islamisme. Kemudian Abduh konsep pintu Ijtihad telah terbuka, lalu Abdul A’la Al-Maududi berhasil menggerakkan revolusi Jihad dan merumuskan sebuah konsep tentang pemerintahan yang ideal dalam Islam terutama dalam bukunya Khilafah wa al-Mulk.
Menurutku pemerintahan ideal dalam Islam adalah pemerintahan yang dapat merangkul semua kelompok tanpa ada diskriminasi diantara mereka. Terserah itu mau konsep demokratis, republik, parlementer, presidensil, sosialis, kapitalis, khilafah, atau imamah. Karena kita sudah lelah, kita hanya bisa berbicara dalam alam teoritis tanpa pernah mau aksi di lapangan. Komitmen kemajuan kita masih komitmen lokal hingga gagap jika muncul ide baru dan lebih segar. Coba lihat sudah berapa kali negara-negara kita menerapkan konsep kepemimpinan. Realitanya kita gagal negara kita tetap menjadi negara pecundang.

3 Responses

  1. Kegagalan dalam pemerintahan di Negara kita ( kalau memang ingin disebu gagal ) disebabkan personilnya juga, SDM kita rendah.
    Yang dimaksud dalam SDM kita adalah : kwalitas kwantitas imtaq, imtek, termasuk karakter prilaku kepribadian yang kerdilan desani alias primitif kanibalisme, haus darah, suka melihat saudaranya menjadi bangkai yang busuk tidak sedap.
    Sebaiknya bangsa ini sebagian perlu dikirim ke Jepang, jerman, perancis atau Amerika untuk belajar teknologi,dan ke Saudi Arabia untuk belajar Agama islam, kemududian wajibkan bangsa ini untuk bertagwa kalau tidak bertaqwa sebaiknya tidak usah jadi pemimpin saja biar negara initidak ambburadul selamanya.

    Negara hebat ditentutakan oleh pemimpin hebat, sayang semua pemimpin kita belum bisa seperti para pemimpin Jepang, walau habis dihantam bom atom langsung bisa bangkit dan menjadi kekuatan yang diperhitungkan. Kuba juga seperti itu, punya Fidel Castro walaupun digenjet terus sama amerika bisa berdiri tegak dan membusungkan badan, Veneuzela juga sama dengan keberanian pemimpinnya merasionalisasikan Sumber Daya Alam, walau dalam tekanan asing, rakyatnya makmur……..Indonesia kita mesti bertanya pada bulan

  2. Assalamu’alaikum…

    cuma mau ingatkan.:
    tulisan antum itu dibaca di dunia maya oleh orang banyak.
    Allah akan meminta pertanggujawaban atas itu semua.
    jadi, kalo mau nulis di blog yha harus punya dalil2 dan dasar pemikiran yang kuat.

    My Critic:
    1. Dalam Islam hanya dikenah sistem Islam (KHILAFAH)
    2. Kedaulatan di tangan Allah
    3. Menegakkan Khilafah adalah tugas seluruh kaum moslem
    4. Selain Hukum Allah (ThaGhut): adalah haram dan menyengsarakan
    5. Hukum Allah berlaku kepada seluruh manusia, tidak hanya Moslem
    6. Dakwah dan Jihad adalah jalan yang ditempuh
    7. Islam tidak mengenal kekerasan, premanisme, terorisme, sadisme etc.

    Sukron,,

    Assalamualaikum…..

    • Thanks atas kritik antum, tapi yang menjadi masalah adalah ketika konsep khilafah yang akan diterapkan siapa yang mesti menjadi pemimpinnya, Turki, Saudi Arabia, Indonesia atau negara lain dan apakah negara-negara lain siap tunduk dibawah kekuasaan negara-ngera tersebut misalnya, padahal suka atau tidak sekarang semua sudah menjadi negara bangsa. Kemudian, model seperti yang akan menjadi barometernya, model Turki Utsmani, Abbasiyyah, Fatimiyyah, Umawiyyah, atau khulafaur Rasyidin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: