Konsep Allah Menurut Para Filosof

Konsep Allah dalam filsafat Modern Barat sangat berbeda dari konsep yang dianut dalam Kristen, meskipun acuannya tetap dalam tradisi kekristenan. “Allah” para filusuf itu seringkali bukan suatu pribadi yang kepada-Nya manusia berdoa, melainkan sesuatu yang dihasilkan melalui abstraksi pikiran. Bagi Rene Descartes dan Spinoza, misalnya Allah itu suatu subtansi. Bagi Leibniz, Allah adalah monad yang [...]

Kebenaran Agama

Kebenaran Agama Berbicara tentang kebenaran agama ditinjau dari perpektif agama-agama besar, tentu kita membutuhkan banyak tenaga ekstra untuk dapat memahami dan menafsirkannya. Bagaimanapun kebenaran suatu agama memiliki sebuah konsekwensi terhadap agama yang lain. Oleh karena itu, kebenaran sesuatu dalam perspektif agama tertentu belum tentu sama jika di lihat dari agama yang lain. Untuk itu diperlukan [...]

Bertemu Tuhan

Kita menemukan Tuhan dalam sanubari yang paling dalam. Mungkin pertanyaan itu akan dijawab dengan perkataan “Ya” tanpa perlu ada jawaban lain yang lebih rasional. Setelah itu kita baru ber-Iman kepada Tuhan. Iman merupakan suatu konsep percaya dalam hati dan diaktualisasikan dalam perbuatan yang sifatnya tidak bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan. Percaya kepada adanya kekuatan diluar manusia [...]

Nasehat Harvey Cox

Sahabat kuharap engkau tidak menganggapku berbeda pasca kau membaca suratku ini. Kau tahu sahabat tentang pembebasan dunia dari agama. Ide ini banyak dibicarakan oleh para filosuf pasca Rene Descartes, mereka beralasan bahwa agama merupakan wilayah asing yang jauh dari rasionalitas dan aku sedikit sepakat dengan ide  tersebut karena menurutku agama adalah wilayah privat. Namun kau [...]

Titah Thomas Aquinas

Primus vivere deinde phiposophare (makan dulu baru berfilsafat) kata Thomas Aquinas. Setelah aku analisa secara mendalam aku jadi tahu bahwa dia mengajak manusia untuk mencerna ilmu-ilmu lain dulu atau menguasai ilmu yang lebih banyak sebelum masuk kedunia filsafat, karena dunia filsafat adalah dunia yang sulit, penuh persepsi mendalam dan sedikit menyesatkan.

Dunia Filsafat

Aku ingin cerita pengalamanku ketika berkencan dengan filsafat, kuharap kau mau sedikit memberi ruang. Jangan takut ini tidak akan membuatmu stress. Sejak Aku bercumbuan dengan Filsafat, Aku jadi tahu bahwa dia adalah sesuatu yang hanya dapat dikenali dan dianalisa dengan pemikiran dan pemahaman yang kuat, tidak emosional. Filsafat merupakan ilmu pemikiran mendalam, tujuannya ialah untuk [...]

Muhammad Iqbal (1877 – 1938M)

Berpandangan bahwa pendidikan merupakan bagian tidak dapat dipisahkan dari peradaban manusia, bahkan pendidikan merupakan subtansi dari peradaban manusia. Pendidikan yang ideal adalah pendidikan yang mampu memadukan dualisme (antara aspek keduniaan dan aspek keakhiratan secara sama dan seimbang).

Ibn Taimiyah (1263-1328 M)

Dikenal dengan sebutan Syaikhul Islam. Pemikirannya adalah Jiwa tidak tersusun dari subtansi-subtansi yang terpisah, bukan pula dari materi dan forma. Selain itu, jiwa bukan fisik dan bukan pula esensi yang merupakan sifat yang bergantung pada yang lain. Kata ar-ruh juga digunakan untuk pengertian jiwa. Ruh dan jiwa mengandung berbagai makna, yaitu; pertama, ruh adalah udara [...]

al-Ghazali (1058-1111 M)

Pemikirannya, Jiwa mengikuti pendapat Ibn Sina, al-Farabi dan Aristoteles jiwa terbagi menjadi tiga: Pertama, Jiwa tumbuh-tumbuhan adalah kesempurnaan pertama bagi fisik alamiah yang bersifat mekanistik; ia membutuhkan makan, tumbuh dan berkembang biak. Kedua, Jiwa hewan adalah kesempurnaan pertama bagi fisik alamiah yang bersifat mekanistik; ia mempersepsikan hal-hal parsial dan bergerak dengan hasrat. Ketiga, Jiwa manusia [...]

Al-Farabi (872-950 M)

Pemikirannya adalah Pemaduan filsafat, berusaha memadukan beberapa aliran filsafat yang berkembang sebelumnya, terutama pemikiran Plato, Aristoteles, Plotinus, juga antara agama dan filsafat disebut filsafat Singkretisme. Metafisika, teori Ketuhanan menggunakan pemikiran Aristoteles, dan Neo Plotinus, yakni al-Maujud al-Awwal sebagai konsep sebab pertama bagi segala yang ada (Tuhan). Melahirkan wujud kedua (al-wujud al-tsani) yang mempunyai subtansi atau [...]

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.