SARANA-SARANA AL-GHAZW AL-FIKR

Pengantar
Setelah Perang Dingin berakhir, Barat memiliki pandangan dan kebijakan khusus terhadap Islam. Di masa Perang Dingin, Komunisme dianggap sebagai musuh utama, sehingga seringkali Barat bersama-sama dengan Islam menghadapi Komunisme, seperti yang terjadi di Afghanistan. Tetapi, setelah Komunis runtuh, Barat menetapkan Islam sebagai musuh baru, pengganti Komunisme. Karena Islam dipandang sebagai ancaman potensial bagi Barat, atau Islam dipandang sebagai isu politik potensial untuk meraih kekuasaan di Barat, maka berbagai upaya dilakukan untuk “menjinakkan” dan “melemahkan” Islam. Tujuannya tidak lain adalah bagaimana hegemoni Barat di dunia Islam tetap kokoh, sekaligus mengamankan proyek Kristenisasi, Imperialisme Modern, dan Orientalisme (Husaini, 2007: 56-57). Continue reading

SIYASAH PADA MASA RASULULLAH SAW

Politik Rasulullah Saw di Mekkah
Masa kenabian merupakan masa yang awal dari sejarah Islam, dan semenjak Rasulullah memulai dakwahnya sampai beliau wafat yang dinamakan masa itu dengan masa kenabian atau masa wahyu, mengingat ciri-ciri yang membedakannya dari masa-masa yang lain, adalah masa yang ideal, yang di masa itulah puncak berwujudnya keagungan Islam. Masa kenabian itu, terbagi kepada dua periode yang dipisahkan oleh hijrah. Dalam pada itu tidak ada di antara kedua fase itu perbedaan yang tegas bahkan periode yang pertama, adalah sebagai perintis jalan bagi yang kedua. Continue reading

TINDAK PIDANA ZINA

Pengertian
Zina secara harfiah bearti fahisyah, artinya perbuatan keji (Ali, 2007: 37). Secara terminologis Zina adalah hubungan kelamin antara laki-laki dan perempuan yang tidak didasari sebuah ikatan yang sah. Atau sebuah perbuatan dan hubungan seks yang tidak ditandai dengan adanya pernikahan yang sah menurut agama atau hukum, akan tetapi secara fisik adalah memasukkan kemaluan laki-laki sampai tekuknya terhadap kelamin perempuan. Jadi zina adalah perbuatan yang dilakukan oleh laki-laki dan perempuan tanpa adanya sebuah ikatan yang sah sesuai dengan aturan-aturan agama. Continue reading

POLITIK DAN KETATANEGARAAN ISLAM

Pengertian Dan Istilah
Politik berasal dari bahasa Latin politicus dan bahasa Yunani Politicos, artinya sesuatu yang berhubungan dengan warga negara atau warga kota. Kedua kata itu berasal dari kata polis artinya Kota. Politik juga diartikan sebagai seni memerintah dan mengatur masyarakat. Sedangkan secara terminologi Politik ialah cara dan upaya menangani masalah-masalah rakyat dengan seperangkat undang-undang untuk mewujudkan kemaslahatan dan mencegah hal-hal yang merugikan bagi kepentingan manusia.
Politik dalam bahasa Arab disebut siyasah yang berarti mengatur, mengurus dan memerintah atau pemerintahan, politik dan pembuatan kebijaksanaan. Pengertian secara kebahasaan ini mengisyaratkan bahwa tujuan siyasah adalah mengatur dan membuat kebijaksanaan atas sesuatu yang bersifat politis untuk mencapai sesuatu. Fiqh yang membahas masalah itu disebut Fiqh Siyasah. Secara terminologis, Yusuf Qaradhawy (1999: 35) mendefenisikan Politik sebagai menjadikan syari’at sebagai pangkal tolak, kembali dan bersandar kepadanya, mengaplikasikannya di muka bumi, menancapkan ajaran-ajaran dan prinsip-prinsipnya di tengah manusia, sekaligus sebagai tujuan dan sasarannya, sistem dan jalannya.. Continue reading

PEMIKIRAN POLITIK SYI’AH DAN KHAWARIJ

Syi’ah
Pengertian

Menurut etimologi Syi’ah artinya golongan, kelompok, pengikut atau penyokong. Sedangkan menurut terminologis Syi’ah merupakan kelompok muslim pengikut Ali bin Abi Thalib dan penyokongnya. Mereka berpendapat bahwa penggantian Nabi Muhammad Saw dalam bidang pemerintahan adalah hak istimewa kalangan keluarga Nabi Muhammad Saw. Dalam bidang pengetahuan dan kebudayaan Islam, mereka adalah pengikut madzhab-madzhab ahlu al-bait (madzhab-madzhab keluarga Nabi Muhammad Saw). Jadi dapat dipahami bahwa Syi’ah adalah pengikut atau orang yang sangat loyal terhadap Ali bin Abi Thalib atau ahlul al-Bait (Dahlan, dkk, 2001: 1702). Continue reading

Selamat Idul Adha

Gema takbir menggema dari segala penjuru
Mengguncang ego hati nurani
Bersujud menyebut asma Allah
Mencari hakekat kurban
Tuk mencapai ma’rifah keimanan
Selamat Idul Adha.

Kritik Paham Pluralisme

KRITIK TERHADAP PAHAM PLURALISME AGAMA

Oleh: Havis A

havis-26Fenomena pikiran yang menganggap semua agama itu sama akhir-akhir ini semakin marak, hal ini tidak terlepas dari kuatnya arus “hegemoni” globalisasi dan westernisasi yang di dalamnya mengusung tiga paket isu penting yaitu sekularisme, liberalisme dan pluralisme itu sendiri. Tapi sekarang pluralisme menjelma menjadi sebuah paham dan gerakan “baru” yang tentu sangat mengejutkan bagi umat Islam, karena bagaimana pun pluralisme adalah sebuah paham baru bagi umat Islam dan motif dari kemunculannya perlu dipertanyakan. Continue reading