Daniel Ortega

DANIEL ORTEGA;
PEMBEBAS MASYARAKAT NIKARAGUA
Oleh. Havis A

Ortega dilahirkan 11 November 1945 di sebuah keluarga kelas menengah di La Libertad, departemen Chontales. Orangtuanya, Daniel Ortega dan Lidia Saavedra, aktif dalam melawan rezim Anastasio Somoza Debayle, dan ditahan karena aktivitas-aktivitas politiknya sendiri pada usia 15 tahun. Pada 1963 ia masuk ke Universitas Amerika Tengah di Managua dan dengan segera bergabung dengan FSLN atau Front Pembebasan Nasional Sandinista (Frente Sandinista de Liberación Nacional atau Sandinista National Liberation Fron) yang saat itu bergerak di bawah tanah. Ia menikah dengan Rosario Murillo dan mereka dikaruniai dengan 7 orang anak.
Pada 1967, ia menjadi pemimpin FSLN, yang bertugas melakukan perang gerilya perkotaan, namun tak lama sesudah itu ia ditangkap karena merampok bank. Ia dipenjarakan hingga 1974, ketika ia dilepaskan sebagai bagian dari pertukaran sandera yang ada di tangan FSLN.
Ketika Somoza digulingkan oleh FSLN pada Juli 1979, Ortega menjadi anggota Junta Rekonstruksi Nasional yang terdiri atas lima orang, yang juga mencakup militan Sandinista Moisés Hassan, novelis Sergio Ramírez Mercado, pengusaha Alfonso Robelo Callejas, dan istri dari seorang wartawan Violeta Barrios de Chamorro (yang terkait dengan surat kabar La Prensa). FSLN kemudian mendominasi junta itu, Robelo dan Chamorro mengundurkan diri, dan Ortega menjadi pemimpin negara de facto. Ia memenangi jabatan presiden dengan 63% suara dan dilantik pada 10 Januari 1985.
Di masa pemerintahan Sandinista, salah satu proyek yang mendapat dukungan penuh rakyat miskin adalah land reform. Jika pada 1978, 52 persen tanah dikontrol oleh tuan tanah besar dan kroni Somoza, pada masa Sandinista 68 persen tanah dikuasai produser skala kecil dan menengah. 12 persen sisanya dikuasai oleh negara di bawah label Area of People’s Property (APP). Komposisi kepemilikan tanah seperti ini menjadikan Nikaragua, sebagai negara dengan tingkat kepemilikan tanah paling merata di Amerika Tengah.
Pada pemilihan umum presiden 1990, Ortega dikalahkan oleh Violeta Barrios de Chamorro, bekas koleganya di dalam junta. Chamorro didukung oleh sebuah aliansi 14 partai anti-Sandinista yang dikenal sebagai Uni Oposisi Nasional (Union Nacional Opositora, UNO), sebuah aliansi rapuh yang merentang dari konservatif dan liberal hingga komunis. Berbagai gerakan gerilyawan anti-Sandinista yang bersama-sama dikenal sebagai Contras, maupun embargo perdagangan Amerika Serikat terhadap negara itu, sangat merugikan popularitas Ortega dalam pemilihan umum ini.
Violeta Barrios de Chamorro segera melakukan serangan balik terhadap seluruh kebijakan yang ditempuh pemerintahan Sandinista. Dengan dukungan penuh Washington dan lembaga-lembaga keuangan multilateral, demokrasi neoliberal menjadi panduan dalam membangun wajah Nikaragua yang baru.
Secara umum seluruh paket kebijakan pemerintahan Sandinista seperti land reform, redistribusi kekayaan, reformasi sosial dalam pendidikan dan kesehatan, dukungan luas terhadap gerakan perempuan, serikat buruh-tani, dan pembangunan tentara rakyat, didasarkan pada apa yang disebut logika mayoritas (Logic of the majority). Konsep ini merupakan tandingan dari konsep logika keuntungan (logic of profit), yang merupakan spirit kapitalisme.
Ortega mencalonkan diri lagi dalam pemilihan umum Oktober 1996 dan November 2001, namun kalah dalam keduanya. Dalam kedua pemilihan umum ini, isu utamanya adalah tuduhan korupsi. Pada hari-hari terakhir Ortega sebagai presiden, melalui serangkaian akta legistlatif yang dikenal sebagai “La Piñata”, tanah yang telah disita oleh pemerintahan Sandinista (sebagian dinilai berharga jutaan dan bahkan milyaran AS$) menjadi milik pribadi berbagai pejabat FSLN, termasuk Ortega sendiri. Juga muncul tuduhan bahwa Ortega mengambil dana bank nasional untuk rekening pribadinya sendiri.
Pada 2001, tuduhan-tuduhan korupsi terhadap Ortega dibayang-bayangi oleh tuduhan terhadap Arnoldo Alemán, yang mengalahkan Ortega pada 1996 dan masih menjabat sebagai presiden pada 2001. Namun demikian, Ortega kemudian diperhadapkan dengan skandal-skandal lain. Anak tirinya, Zoilamérica Narváez, mengajukan tuduhan terbuka bahwa Ortega melecehkannya secara seksual pada 1998.
Berbagai pihak di Amerika Serikat, terutama sekali Jeb Bush, memasang iklan-iklan besar di koran-koran Nikaragua yang menghubungkan Ortega dengan terorisme internasional.
Pada 5 November 2006, Nikaragua, sebuah negara miskin dan kecil di kawasan Amerika Tengah, melangsungkan Pemilu demokratis yang kelima kalinya. Pemerintah Washington telah memperingatkan Nikaragua dapat kehilangan bantuan keuangan Amerika Serikat jika Ortega, musuh bebuyutan AS pada tahun 1980-an terpilih
Hasilnya dalam Pemilu tersebut, José Daniel Ortega Saavedra, ketua Frente Sandinista de Liberación Nacional (FSLN) atau disingkat Sandinista yang berhaluan kiri, terpilih sebagai presiden. Kemenangan Ortega ini menambah jumlah pemimpin kiri Amerika Latin yang terpilih sebagai presiden lewat Pemilu. Sebelumnya adalah Hugo Chavez di Venezuela, Evo Morales di Bolivia, dan Lula Da Silva di Brazil. Sebelumnya pula, jika tidak dicurangi di saat-saat terakhir penghitungan suara, Andrés Manuel López Obrador dari Party of the Democratic Revolution (PRD) yang juga berhaluan kiri, pastimenduduki kursi Presiden Mexico saat ini. Pada 25 November, kita akan menantikan pertarungan antara Rafael Correa yang kiri dengan Alvaro Noboa yang kanan di Ekuador.
Sebuah upacara pelantikan sebagai presiden pada 10 Januari 2007. Acara pelantikan periode keduanya dihadiri oleh Presiden Venezuela Hugo Chavez dan Presiden Bolivia Evo Morales. Ia disumpah di Plaza Nonblok Omar Torrijos.

Sumber. Dikutip dari berbagai sumber

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: