Awas Misionaris

Mulai sekarang kita harus ekstra hati-hati, misionaris sudah semakin dekat, mengendap-endap dari balik jubah kemanusiaan.

Sebagaimana filosofi mereka “kita harus cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati” supaya orang Islam menerimanya, kita harus mengikuti jejak Paulus dalam Korintus 9 : 20 Demikianlah bagi orang-orang Yahudi aku menjadi seperti Yahudi, supaya aku memenangkan orang-orang Yahudi. Bagi orang-orang yang hidup dibawah hukum taurat aku menjadi seperti orang yang hidup di bawah hukum taurat; supaya aku dapat memenangkan mereka yang hidup di bawah hukum taurat.  Jangan terlena, sebab itu akan membuat kita membatalkan konsesi pribadi kita dengan Tuhan dan orang-orang yang sayang dengan kita. Lebih dari itu kita akan menghianati sebuah prinsip moral tentang nilai keimanan. Terlalu bodoh dan cenderung munafik jika sampai itu terjadi. Namun untuk lebih menambah kesiagaanmu alangkah baiknya jika kau mempelajari agama yang mereka sebarkan. Selain itu berusahalah untuk memahami strategi dan taktik yang mereka terapkan. Ini sedikit bocoran dari kawan lama tentang misi mereka, ketika aku mampir di rumah indahnya. Dia sering menyebutnya dengan sebutan 8 Triks Membebaskan Domba-domba tersesat. 1). Perkawinan. Stategi ini menyatakan bahwa Indonesia adalah mayoritas Islam, tentu sangat sulit membongkar doktrin keislaman yang telah mapan secara tradisi. Untuk itu jalan perkawinan merupakan alternatif pertama agar bisa membuat mereka beralih haluan. Maka mulai sekarang, serukan kampanye pro nikah beda agama atau kawin campur tentu dengan perspektif HAM dan Pluralisme.2). Misi kemanusiaan, tahun-tahun ini merupakan moment bagi kita untuk memperkuat basis misi kemanusiaan, banyak daerah-daerah yang notabene basis Islam menunggu partisipasi kita, mulai dari Aceh, Nias, Lombok, Kudus, Solo dan negara-negara miskin, dan wilayah korban perang. Pada kondisi seperti ini membelokkan akidah mereka tidaklah sulit, tinggal sebar buku-buku dan majalah di luar Islam, obat-obatan dengan  kemasan berlambang Kristen, atau memberikan pakaian dengan ucapan-ucapan tertentu. 3). Pendekatan Islami dengan pernyataan Isa juru selamat. Ini tentu fokus kepada akademisi-akademisi yang tersebar di berbagai kampus di Indonesia terutama proyek diskusi lintas Iman lewat Jaringan Islam Liberal atau LSM-LSM lain yang didanai oleh para misionaris.  4). Penerbitan Berkedok Islam. Strategi ini jelas diperuntuhkan kepada para akademisi. 5). Penculikan, pacarisasi dan Hamilisasi, misi paling ekstrem dan banyak dilakukan pada saat sebuah daerah terkena bencana dengan kedok anak asuh dan lain sebagainya. 6). Tenaga Kerja, Pekerjaan merupakan barang mahal di Indonesia, maka kedok tenaga kerja merupakan salah satu jalur alternatif yang ditempuh oleh mereka-mereka untuk dapat memperbanyak massa atas nama Tuhan. Tentu saja dengan berpura-pura menjadi tenaga penyalur atau berkedok perusahaan-perusahaan yang sedang membutuhkan tenaga kerja. Untuk itu hati-hati………!. 7). Hipnotis dan Cuci Otak, strategi ini digunakan pada saat terjadi tragedi di sebuah daerah dan tradisi menjelang lebaran. 8. Jalur Kebudayaan, Jalur ini dipakai dengan cara mengkampanyekan nilai-nilai globalisasi dan sekularisasi lewat media cetak dan elektronik.
Ingat pernyataan Samuel Zwemmer (seorang misionaris dari Amerika dan sekaligus sebagai ketua Asosiasi Agen Yahudi; Upaya untuk memurtadkan orang Islam harus dilakukan dengan dua cara, yaitu dengan cara pembinaan dan penghancuran. Pembinaan yaitu dengan membina dan memasukkan orang Islam kedalam agama Kristen, dan penghancuran adalah bagaimana mengeluarkan orang Islam dari agamanya. Tujuan kita tidak secara langsung untuk mengkristenkan umat Islam, karena hal ini tidak akan sanggu kita laksanakan, tetapi bagaimana menjauhkan kaum muslimin dari ajaran Islam…ini harus kita capai walaupun mereka tidak bergabung dengan kita.
Satu pesan untukmu saudaraku, tolong perkuat akidah jangan sampai anda jatuh ke tangan mereka. Firman Allah SWT selalu menyatakan itu dalam Al-Baqarah : 20; Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu sehingga kamu mengikuti agama mereka.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: