Makna Agama

Sahabat kondisiku tidak terlalu baik hari ini, banyak permasalahan rumit aku dapatkan. Aku ingin berbagi denganmu, kuharap engkau tidak bosan mendengar ceritaku. Karena bagaimanapun juga cerita ini sudah sering dilontarkan orang atau bisa dikatakan sudah basi, tapi bagaiku ini tetaplah masalahku. Mungkin berbagai denganmu akan ada solusi konkret yang kudapatkan.
Sahabat agama tetap menjadi perbincangan hangat akhir-akhir ini. Karena agama merupakan sesuatu yang sangat prinsip sehingga banyak orang marah ketika Karl Marx berkata; “Agama itu candu masyarakat”. Muncul pertanyaan mendasar dariku betulkah atau hanya sebuah ungkapan nada cemburu dari komunitas atheis melihat berkembang pesatnya agama?.
Pertanyaan berikutnya mengapa banyak komunitas agama menghina komunitas agama lain dan why agama sepakat memposisikan orang tidak seideologi dengannya, ini bisa kita lihat dari banyaknya teks-teks agama mendukung statemet tersebut.
Sebenarnya apa itu “agama” Kepercayaan, keyakinan atau A = Tidak, Gama = Pergi (tidak pergi). Menurut Hamka Ad-din (agama) artinya menyembah, menunduk diri atau memuja. Tetapi agama itu berasal dari bahasa Arab dari kata Iqamah artinya pendirian. Agama ialah buah atau hasil kepercayaan dalam hati, yaitu ibadah yang terbit lantaran ada I’tikad lebih dahulu, menurut dan patuh karena iman. Tidaklah timbul ibadat kalau tidak ada tashdiq dan tidak ada tashdiq (membenarkan) kalau tidak ada iman. Jadi agama itu hasil dari I’tikad, tashdiq dan Iman. Sedangkan C. Geetz mendefenisikan relegion is a social institution, worship a social activity and faith a social force.
Aku belum tahu sahabat apa itu agama dan untuk apa kita beragama secara kaffah dan komprehensif, aku hanya tahu semua orang butuh agama baik untuk ketenangan “Jiwa”, Pelarian dari kemiskinan, hegemoni kekuasaan dll. Sahabat untuk apa engkau beragama..! Jika jawabannya hanya untuk mendapatkan surga dan menghindari ganasnya neraka. Konsep beragamaanmu harus dirubah karena konsep beragamaan tersebut adalah konsep budak dan sudah sangat ketinggalan zaman.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: