Nasehat Harvey Cox

Sahabat kuharap engkau tidak menganggapku berbeda pasca kau membaca suratku ini. Kau tahu sahabat tentang pembebasan dunia dari agama. Ide ini banyak dibicarakan oleh para filosuf pasca Rene Descartes, mereka beralasan bahwa agama merupakan wilayah asing yang jauh dari rasionalitas dan aku sedikit sepakat dengan ide  tersebut karena menurutku agama adalah wilayah privat. Namun kau jangan menjustifikasi aku dengan yang bukan-bukan.
Sahabat Harvey Cox tokoh sekulerisme adalah salah seorang yang sepakat tentang pembebasan dunia dari agama menurutnya dunia perlu bebas dari nilai-nilai rohani dan agama atau Disenchantiment of nature. Karena dengan adanya pengosongan itu manusia dapat dengan mudah mengeksploitasi alam dengan seoptimal mungkin tanpa dibatasi oleh pandangan dan nilai-nilai agama. Agama hanyalah seperangkat aturan yang akan membatasi ide-ide cerdas dan perlu dipahami bahwa pembebasan dunia dari segala macam nilai-nilai ghaib itu menjadi syarat penting bagi usaha urbanisasi dan modernisasi.. Alam ini bukanlah sesuatu yang suci, sehingga tidak masalah jika manusia ingin kebebasan semaksimal mungkin menguasai alam dengan sebebas-bebasnya. Tuhan menciptakan manusia sebagai Khalifah telah memerintahkan dengan sangat jelas dalam teks-teks sucinya untuk dapat menggunakan alam dengan sebaik-baiknya. Dus, “jelas” bahwa pemanfaatan alam sangat dianjurkan oleh Tuhan.
Kemudian maksud pemisahan tersebut agar kita bisa dengan mudah memanfaatkan alam tersebut tanpa harus terbentur oleh tirai dan dogma-dogma agama. Karena tuhan dalam tradisi agama mengutip pernyataan Neietzche  sudah mati, dan agama sebagi perantara untuk mengenal Tuhan hanya merupakan racun untuk meninabobokan manusia. Kini tinggal manusia harus bisa memaksimalkan fungsinya sebagai Tuhan. Agama merupakan “moralitas budak” yang bersumber dari orang-orang Yahudi. Ini merupakan sikapnya sebagai manusia anti semitisme. Dan perlu diketahui bahwa tuhan dalam persepsi ateisme itu adalah tuhan buatan manusia dalam arti bukan tuhan sebenarnya dan jelas kebenarannya pasti diragukan.
Pembebasan agama adalah “pembebasan” terhadap nilai-nilai agama dalam memandang suatu realita kehidupan, dengan harapan akan tercipta keseimbangan antara manusia (tataran materi) dengan Tuhan (tataran Im-materi).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: