Pengalaman Cinta

Aku ingin tahu apa yang tidak ku ketahui darimu dan aku ingin kau tahu apa yang tidak kau ketahui dariku. Agar kita sama mengetahui.

Mungkin yang pertama harus kita tanyakan kepada hati kecil kita adalah apa itu cinta, mengapa kita harus bercinta ?. Cinta adalah suatu perasaan terpendam dalam hati seseorang untuk mengasihi dan dikasihi oleh lawan jenisnya. Ini merupakan salah satu defenisi cinta, masih banyak lagi, ribuan bahkan jutaan orang telah mendefenisikan cinta dalam perspektif mereka sendiri. Ada yang mengatakan bahwa cinta itu buta, perjuangan, pengorbanan, tunduk dan patuh kepada orang yang mencintai. Namun, apa benar yang dikatakan di atas itu cinta. Bagiku semua itu adalah bohong, munafik dan menyesatkan. Jadi apakah cinta itu?.
Perasaan terpendam untuk memiliki seseorang yang dicintai baik seorang wanita maupun pria, menyebabkan seseorang terlena dalam lautan asmara. Ini yang membuat seseorang rela melakukan apa saja demi orang yang dicintai. Tuhan menciptakan manusia kemuka bumi karena cinta dan manusia akan sesat berpaling darinya juga karena cinta. Tidak salah kalau sang Budha Sidartha Guatama mengekspresikan cinta kepada seorang wanita dengan perkataan yang sangat menggoda :
“ tiada suara yang paling menggoda selain suara wanita, tiada harum yang paling melemahkan hati selain keharuman badan seorang wanita. tiada kelezatan yang paling mengasikkan selain kelezatan seorang wanita dan tiada sentuhan yang paling menggetarkan selain sentuhan badan seorang wanita “.
Cinta bukanlah benda mati, ia hidup, tumbuh, subur, layu dan mati setelah itu hidup lagi, karena cinta adalah anugerah yang paling berharga dari Tuhan kepada manusia sebagai hambanya.
Pengalaman cinta merupakan sesuatu yang sangat berharga. Karena makin banyak pengetahuan seseorang tentang cinta, maka makin mampu ia bercinta secara dewasa dan sebaliknya ketidaktahuan akan lika-liku cinta akan menambah kegagalan yang nyata. Sebab cinta itu suci, bukan kekerasan, emosi, nafsu dan individualistis. Cinta, perasaan dan pernyataan yang tulus. Bukan lambang kepuasaan bathin.
Teman sadarlah bahwa selama ini anda ditipu oleh manusia yang bertopeng cinta. Jika anda benar-benar mencari cinta maka anda akan menemukan kedamaian dan sebaliknya jika anda mencari kedamaian maka anda akan menemukan cinta. (A. Robets). Orang yang mengatakan aku butuh kamu dan aku rela mati demi kamu itu bukan cinta kawan, melainkan lapar akan cinta. Cinta adalah suatu fenomena dan misteri – sesuatu yang banyak dibicarakan orang – akan selalu menjadi PR setiap remaja. Jadi apa yang kita harapkan sekarang dari cinta. Kita mungkin masih perlu banyak belajar tentang cinta itu sendiri. Orang yang bodoh  akan selalu bingung tentang makna cinta maka akan langsung menjustifikasi bahwa cinta itu adalah sebuah nafsu yang harus dilampiaskan kepada orang yang dicintainya. sehingga berdampak pada banyaknya kasus tindak kekerasan yang mengatasnamakan cinta, kasih sayang, pacar. Ah..semua itu munafik. Mana ada orang yang benar-benar mencintai orang lain rela menyakiti orang yang dicintainya. Itu semua jebakan, dan anda akan merasakannya apabila anda sudah lelap dan terbuai, setelah itu ditinggalkannya.
Pacaran kalau kita lurut dari akar bahasanya, barasal dari sebuah tanaman yang tiada harganya, jelek, disebut.” Pacar”. Konsep pacaran perspektif muda-mudi adalah memberikan sesuatu yang istimewa kepada orang yang dicintai sehingga menyebabkan kerugian besar buat diri sendiri. Jika itu terjadi, maka itu bukannya cinta melainkan nafsu, yang dibumbui oleh cinta. Kalau begitu bagaimana konsep cinta yang ideal sehingga kita bisa saling menjaga perasaan dengan orang yang kita cintai. Konsep saling menerima dan memberi mungkin itu yang pas untuk menggambarkan hakekat cinta, karena dengan adanya saling memberi akan terjalin suatu keselarasan antar orang yang bercinta, akan tetapi tolong dipahami saling memberi disini bukan “memberi” yang sangat berharga dan merupakan kehormatan kita. Namun memberi di sini adalah memberi kasih sayang dengan tulus kepada yang dicintai, maka akan terjalin suatu sikap menghargai dan menghormati antar orang yang dicintai, bukan suatu paksaan untuk melakukan perbuatan yang tidak relevan dengan konsep cinta itu sendiri. Kok cinta pusing ………….!!!!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: