Perubahan

Soe Hoek Gie mengatakan perubahan hanya menunggu waktu. Aku sepakat dengan pernyataan tersebut, sebab segala sesuatu di dunia ini tidak ada yang abadi, justru yang abadi perubahan itu sendiri. Jadi perubahan merupakan sunatullah dan itu tidak bisa di tentang apalagi di lawan. Namun aku terkadang heran melihat tokoh-tokoh agama takut ketika muncul sebuah perubahan dari agama yang dia anut baik itu muncul dari agama itu sendiri maupun muncul dari luar. Jangan-jangan mereka takut kharisma mereka akan digantikan oleh sang pembawa perubahan.
Che Guevara melihat doktrin perubahan harus diperjuangkan dan hal tersebut belum selesai dan tidak akan pernah selesai selagi masih ada jerit tangis dari komunitas terkucilkan. Indonesia adalah wilayah kongkret untuk menancapkan ide perubahan, karena sudah terlalu banyak rakyat yang merasa terpinggrikan, terutama sejak Demokrasi Terpimpin di kumandangkan, endingnya menancapnya kuku agama pancasila di masa orde baru. Sebenarnya angin perubahan sudah berhembus, tapi sayang tidak kencang, mungkin butuh banyak, tenaga, waktu dan uang untuk merealisasikan itu semua.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: