Tipologi Islam Indonesia

Minggu-minggu ini aku sangat sibuk, sebuah penelitian sedang aku kerjakan untuk menjawab pertanyaan besar yang selama ini sering bergayut di otak sadarku benarkah Islam Indonesia adalah Islam bajakan seperti pernah diucapkan oleh para Islamologi Indonesia. Menurut mereka ketidak murnian Islam Indonesia disebabkan sudah terkontaminasi oleh budaya-budaya “mistik”, mulai dari penghambaan kepada golongan tertentu ala zaman Hindu – Buddha, pelestarian tradisi non islami sampai pemaksaan hukum-hukum adat masuk ke dalam hukum Islam.
Stigmatisasi tersebut diperkuat oleh hasil penelitian  Cliffodh Geertz di salah satu daerah di Jawa Timur. Menurutnya Islam Indonesia terbagi dalam tiga kelompok yaitu santri, Priyayi dan Abangan. Santri Identik dengan Islam ketimur tengahan dalam arti tidak  terbelenggu oleh norma-norma budaya lokal orientied, diwakili oleh NU beraliran tradisional-post-tradisional dan Muhammadiyah beraliran  modern – Post Modern. Priyayi ialah Islam yang menganut tradisi menyanjung-nyanjung sultan (keluarga istana) dan abangan merupakan Islam yang masih terdogma oleh nilai-nilai  budaya agama lokal.
Menurutku Islam Indonesia terbagi dalam beberapa kelompok besar yaitu;
Islam Pra Tradisionalis adalah umat Islam yang masih menganut tradisi dari agama sebelumnya dan tetap mempertahankan tradisi tersebut ketika memeluk agama Islam. Umat Islam tersebut diwakili oleh : Islam Dinamisme adalah umat Islam yang masih percaya kepada kekuatan ghaib, misterius berupa benda-benda tertentu, mengandung efek dan pengaruhnya sangat terasa bagi manusia. Islam Animisme adalah umat Islam yang masih percaya keada benda-benda bernyawa atau tidak mempunyai roh diaktualisasikan dengan cara memberikan sesajen atau meminta perantara ahli sihir atau dukun.
Islam Tradisionalis adalah umat Islam yang mengkombinasikan warisan Islam dengan budaya lokal, khususnya dalam masalah tasawuf (tarekat). dan berkiblat pada teologi Asy’ariyah yang menekankan pada ketundukan manusia kepada takdir yang telah ditentukan oleh tuhan sejakzaman azali dan standarisasi kebenaran didasarkan pada fiqh klasik tertentu atau pendapat-pendapat ulama terdahulu.
Islam Post Tradisionalis adalah umat Islam yang sudah beranjak dari pemahaman tradisionalis dan merasa bahwa Islam sudah saatnya untuk menerima konsep-konsep moderisme sepeti sekularisasi dan liberalisasi yang datang dari barat, namun mereka masih tetap terdogma dalam teologi Asy’ariyah yang tradisionalistik dogmatis.
Islam Modern adalah umat Islam yang didorong motivasi untuk memodernisasi atau memajukan umat Islam baik secara langsung atau tidak langsung dengan cara pembaharuan teologis dan aspek-aspek lainnya dari budaya tahayul, Bid’ah, dan Khurafat.
Islam Post Modern  adalah  umat Islam yang memahami Islam lebih kepada konteks dimana Islam itu diturunkan dan melawan konsep-konsep sekularis dalam Islam karena kehidupan sekuler selama ini telah membawa umat ke arah kehidupan yang semakin materialistik dan gersang jauh dari nilai-nilai spiritual; kebenaran sesuatu diukur melalui bisa tidaknya hal itu di uji oleh panca indera dan jika tidak maka dianggap sebagai khayalan belaka.
Islam Revivalis adalah umat Islam yang yang berparadigma bahwa kejayaan Islam dapat dicapai hanya apabila umat Islam kembali kepada AlQur’an dan hadits Nabi secara utuh dan biasanya dalam masalah politik mereka akan membentuk sebuah partai untuk mengakomodasi kepentingan mereka..
Islam Liberal adalah Umat Islam yang berparadigma bahwa umat Islam harus memahami Islam secara progresifitas dan liberal agar sesuai dengan konteks ruang dan waktu. Dan mereka juga menganggap bahwa Islam sekarang adalah Islam sempit dan terkungkung dalam keterbelakangan budaya, serta terjebak pada isu-isu pinggiran.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: